Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Siswi SD di Gresik yang Nyaris Buta Dicolok Tusuk Bakso, LPSK Siap Beri Perlindungan

Gedung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). (Dwi Rahmawati/detikcom)

Jakarta – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyoroti kasus siswi SD di Gresik SAH (8), yang buta diduga akibat dicolok tusuk bakso oleh kakak kelas atau seniornya. LPSK meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik gerak cepat menangani kasus itu.

“Anak korban harus ditangani segera kondisi medisnya, perlu dilakukan tindakan yang maksimal untuk menyelamatkan indra penglihatannya. Untuk itu, perlu didorong Pemerintah Kabupaten Gresik segera memastikan layanan pengobatan dan pemulihan anak korban,” kata Wakil Ketua LPSK Maneger Natusion dalam keterangannya, Sabtu (23/9/2023).

Diduga SAH dicolok hingga buta oleh seniornya yang duduk di kelas VI SD tersebut. LPSK menilai situasi ini menunjukkan anak rentan terhadap praktik-praktik perundungan di lingkungan sekolah.

Baca Juga : VIRAL Bocah SD di Gresik Dicolok Tusuk Bakso hingga Nyaris Buta

LPSK dapat mengambil peran untuk melakukan perlindungan kepada korban dalam hal terdapat ancaman atau intimidasi terhadap korban atau keluarganya selama proses hukum berjalan.

Sejauh pantauan LPSK, pemerintah daerah sudah bertindak dan kepolisian juga telah melakukan langkah-langkah penyelidikan perkara tersebut. Saat ini semuanya berjalan sesuai jalurnya. Namun, dalam situasi tertentu, di mana LPSK dibutuhkan untuk memberikan layanan, tentunya LPSK siap bergerak.

Siswi Disebut Tak Buta
Dokter spesialis mata RSUD Ibnu Sina Gresik, dr Bambang Tuharianto, mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan, SAH memang mengalami penurunan penglihatan, namun dia tidak buta.

“Sudah kami lakukan pemeriksaan, jadi penglihatan yang dikeluhkan itu betul, mata kanan terjadi penurunan fungsi penglihatan. Mata kiri dalam batas normal. Kemudian dari pemeriksaan fisik makro menggunakan alat-alat yang tersedia RSUD Ibnu Sina, tidak kami temukan kelainan apa pun,” kata dr Bambang Tuharianto saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Kamis (21/9).

Baca Juga : Viral iPhone 15 Banyak Dijual di Pinggir Jalan di China

Penurunan Kemampuan Mata Kanan
Sementara itu, penurunan fungsi mata korban hanya terjadi di sebelah mata kanan. Sedangkan mata kiri korban SAH dalam keadaan baik-baik saja.

Terkait dengan penyembuhan mata korban, dr Bambang Tuharianto tidak bisa memastikan apakah mata korban bisa sembuh atau mengalami kebutaan