Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Digandrungi Artis Hollywood, Begini Cara Diet DASH untuk Turunkan Hipertensi

(Foto: iStock)

Jakarta – Artis Hollywood kerap memiliki bentuk tubuh yang menjadi idaman banyak orang. Pernah nggak terpikir diet seperti apa yang dijalani artis-artis tersebut untuk memiliki tubuh yang ideal?

Salah satu metode diet yang digandrungi banyak artis Hollywood adalah diet DASH. Metode diet ini dilakukan sejumlah artis papan atas seperti Jessica Simpson dan Jennifer Hudson.

Selain ampuh memangkas berat badan, diet DASH juga disebut bisa menurunkan darah tinggi atau hipertensi. Karena itu, banyak pakar yang mengklaim diet DASH lebih efektif dibanding diet mediterranian yang sering dipandang sebagai standar emas nutrisi.

Sebenarnya apa sih diet DASH itu? Bagaimana cara melakukannya?

Baca Juga : 3 Trik Sarapan untuk Enyahkan Perut Buncit

Apa Itu Diet DASH?
Dilansir dari Mayo Clinic, DASH adalah singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Sesuai namanya, diet ini direkomendasikan untuk pengidap darah tinggi karena dapat membantu mengotrol tekanan darah.

Lebih lanjut, sebuah penelitian mengungkapkan diet DASH mampu menurunkan tekanan darah hanya dalam 2 minggu saja. Tak hanya itu, diet DASH juga terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, yang mana juga menjadi salah satu faktor pemicu penyakit jantung dan stroke.

Bagaimana Cara Melakukannya?
Diet DASH dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yang kaya akan potasium, kalsium, dan magnesium yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah. Diet ini juga mengharuskan Anda untuk membatasi makanan tinggi natrium, lemak jenuh, dan gula tambahan.

Adapun jenis makanan yang umumnya dikonsumsi dalam diet DASH antara lain sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, produk susu rendah lemak atau bebas lemak, daging ikan, dan unggas.

Berikut contoh porsi yang direkomendasikan untuk diet DASH:

Baca Juga : Simak! 5 Buah Kaya Vitamin C Ini Ampuh Bakar Lemak Perut

  • Biji padi-padian 6-8 porsi sehari (1 potong roti, 28 gram sereal kering, atau 1/2 cangkir sereal, nasi, pasta matang per porsi)
  • Sayuran 4-5 porsi sehari (1 cangkir sayuran hijau mentah, 1/2 cangkir sayuran mentah atau matang, atau 1/2 cangkir jus sayuran per porsi)
  • Buah-buahan 4-5 porsi sehari (1 buah berukuran sedang, 1/2 cangkir buah segar, beku, atau kalengan, atau 1/2 cangkir jus buah per porsi)
  • Produk susu rendah lemak atau bebas lemak 2-3 sehari (1 cangkir susu atau yogurt, atau 42 gram keju per porsi)
  • Daging ikan dan unggas tanpa lemak 6 porsi atau kurang sehari (28 gram daging, atau 1 butir telur per porsi)
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian 4-5 porsi seminggu (1/3 cangkir kacang, 2 sendok makan selai kacang, 2 sendok makan biji-bijian, atau 1/2 cangkir kacang polong matang per porsi)
  • Minyak dan lemak 2-3 porsi sehari (1 sendok teh margarin, 1 sendok teh minyak sayur, 1 sendok makan mayones, atau 2 sendok makan saus salad per porsi)
  • Makanan manis dan gula tambahan 5 porsi atau kurang seminggu (1 sendok makan gula, jeli atau selai, 1/2 cangkir es krim, atau cangkir lemon per porsi)

(ath/vyp)

Editor : Jasver Javier