Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Berikut 3 Posisi Tidur yang Tepat untuk Penderita Sakit Kepala Bagian Belakang

© Diadona

Jakarta – Sakit kepala di bagian belakang terjadi akibat ketegangan otot di bagian leher dan bahu. Penyebabnya bisa dari berbagai faktor. Salah satunya adalah dipicu oleh postur tubuh yang salah ketika beraktivitas.

Tentunya ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi para penderitanya, termasuk di waktu tidur. Padahal istirahat yang berkualitas sangat penting untuk memulihkan kondisi tubuh dan mencegah sakit kepala muncul kembali.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda mencoba memperbaiki posisi tidur untuk menghindari munculnya sakit kepala mencengkeram. Berikut adalah 3 posisi tidur yang bisa dicoba untuk menghilangkan atau mengurangi rasa sakit kepala.

Baca Juga : Inilah 5 Manfaat Daun Singkong yang Kaya Nutrisi dan Tinggi Protein

1. Menaruh Bantal Kecil

Anda mungkin sering merasa sakit kepala yang dimulai dari ketegangan otot bagian belakang leher saat bangung di pagi hari. Hal ini dapat diakibatkan karena Anda mungkin terlalu sering mengubah arah kepala dengan menengok ke kanan dan ke kiri.

Untuk mengatasinya, coba untuk meletakkan bantal kecil di sisi kanan dan kiri kepala. Ini bertujuan untuk ‘mengunci’ kepala untuk tidak berpindah-pindah posisi ketika sedang tidur.

2. Luruskan Punggung

Tak banyak yang sadar bahwa seseorang biasanya beraktivitas di siang hari dengan posisi tubuh yang salah. Misalnya terlalu lama duduk di depan meja kerja tanpa jeda untuk bergerak ataupun stretching bisa memicu memicu ketegangan otot yang mengakibatkan sakit kepala.

Oleh karena itu, usahakan untuk memperbaiki posisi Anda dalam beraktivitas bukan hanya pada siang hari, tetapi juga di malam hari. Caranya, usahakan tidur dalam posisi telentang, serta coba untuk tambahkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah lutut dan punggung Anda.

Baca Juga : 5 Cara yang Cukup Ampuh Cegah Semut Masuk ke Dapur Rumah

3. Berbaring Miring

Bahu menjadi bagian tubuh yang sering menjadi tegang karena aktivitas yang berlebih. Biasanya pada mereka yang menyetir kendaraan akan familiar dengan rasa nyeri di bagian ini.

Sama seperti leher dan punggung, bahu juga bisa memberi dampak langsung terhadap munculnya sakit kepala bagian belakang. Oleh karena itu, cobalah untuk berbaring miring dan bertumpu pada bagian bahu yang tidak sakit.

Dengan memperbaiki posisi tidur, bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko munculnya sakit kepala belakang. Anda juga dianjurkan rutin berolahraga dan minum cukup air putih setiap harinya agar terhindar dari berbagai penyakit.

Selain cara di atas, Anda juga bisa mengatasi sakit kepala mencengkeram dengan minum obat sakit kepala yang bekerja cepat. Namun, pastikan obat yang dikonsumsi tidak memiliki efek samping seperti mengantuk, supaya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Salah satu obat sakit kepala yang bisa menjadi pilihan adalah bodrex Extra. Kandungan paracetamol, ibuprofen, dan kafeinnya dapat meredakan sakit kepala tanpa memberikan efek kantuk. Namun, jika sakit kepala semakin mengganggu dan tak kunjung sembuh, bahkan semakin parah, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga : Cara Sederhana Mengobati Mulut Terasa Pahit, Bisa Lakukan Perawatan di Rumah

(anl/ega)

Editor : Jasver Javier