Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Aktris Gal Gadot Kritik Seruan Gencatan Senjata, Langsung Trending Topic

Foto: Dok. Ist

Jakarta – Aktris Gal Gadot mengkritik seruan genjatan senjata antara Hamas dan Israel. Karena kritiknya, namanya langsung masuk trending topic X/Twitter.

“Saya bertanya pada diri sendiri: apa yang terjadi dengan umat manusia? Bagaimana hal itu bisa terjadi? Mengapa kita perlu meyakinkan masyarakat bahwa hal itu tidak baik? Ketika orang lain meminta gencatan senjata, dan saya mendukung perdamaian, jangan salah paham. Tapi para sandera masih di sana. Tidak ada sepatah kata pun tentang para sandera,” kata Gal Gadot dalam salah satu wawancara yang viral.

Hingga berita ini ditulis, sudah ada lebih dari 57.400 tweet yang mencatut nama Gal Gadot. Sementara itu, hashtag #CeaseFireInGaza telah menyentuh angka 1,11 juta postingan.

Baca Juga : Jika Putuskan Berpisah, Meghan Markle dan Harry Akan Rugi Besar

Netizen pun beramai-ramai menelurkan tweet dengan mencatut nama ‘Gal Gadot’.

“”Saya follow Gal Gadot bukan karena dia Israel, tetapi karena acting dia sebagai actress” The acting: 💀💀💀,” ujar @bata**ore.

“Gal Gadot is a wonderful, peace-loving and kind-hearted person. If you change your mind about her, just because she asked for the return of kidnapped, there is something seriously wrong with you. “Morally right” you kidding me,” balas netter.

“all artis management rn: JANGAN LIKE POSTINGAN GAL GADOT!!! ATAU STAND ISRAEL,” tulis @nad*la **ntari_.

“Gal Gadot being against a ceasefire in Palestine is about the least surprising thing I’ve ever heard,” kata @youni**yy.

Baca Juga : Hana Hanifah Enggan Damai, Mantap Cerai Gegara Diselingkuhi Sebulan Usai Nikah

“Gal Gadot: 😢😢😢 where 😢😢 is 😢😢😭😭😭 humanity??? 😭😭😭😢😢 BUT 😢😢😭😭😭 only applicable to Israeli teeheehee 🥹,” seru yang lain.

Pemeran Wonder Woman ini memang dikenal vokal dalam mendukung Israel sejak lama. Dia pun memang warga negara Israel. Di bio Instagramnya tertulis ‘STAND WITH ISRAEL’ dan ada link yang mengarah pada donasi untuk Israel.

(ask/ask)

Editor : Jasver Javier