Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Mengenal Hizbullah, Kelompok Bersenjata yang Ikut Berperang Di Konflik Hamas-Israel

Salah Malkawi/Getty Images

Jakarta – Saat Israel melancarkan serangannya ke Jalur Gaza Akibat Balasan Dari Serangan Kejut dari Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu, potensi konflik baru muncul antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Kelompok Hizbullah Tercatat Melakukan Serangan pada Senin (9/10/2023) lalu, Hizbullah menembakkan rentetan roket setelah tiga anggotanya tewas dalam pemboman Israel.

Kemudian pada Minggu (14/10/2023) pagi, Israel memperingati warganya untuk menjauhi perbatasan dengan Lebanon.

Siapa sebenarnya Hizbullah?

Berikut penjelasannya, seperti dilansir Aljazeera.

Hizbullah dibentuk pada tahun 1982 untuk melawan pendudukan Israel di Lebanon selatan. Kelompok ini muncul dari kelompok bersenjata yang dibentuk oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran setelah invasi Israel ke Lebanon pada tahun 1982.

Hizbullah, yang bermaksud “Parti Tuhan” dalam bahasa Arab, adalah parti politik Islam Syiah dan kumpulan militan yang berpangkalan di Lubnan. Oleh kerana struktur politik dan rangkaian perkhidmatan sosialnya yang sangat maju, ia sering dianggap sebagai ” negara dalam “, atau kerajaan rahasia yang beroperasi dalam kerajaan parlimen Lubnan.

Hizbullah didorong oleh penentangannya terhadap Israel dan penentangan terhadap pengaruh Barat di Timur Tengah . kumpulan itu ditetapkan sebagai organisasi pengganas oleh Amerika Serikat dan beberapa negara lain.

Pada tahun 2021, pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah mengklaim Hizbullah memiliki 100.000 pejuang. Hizbullah membanggakan roket yang presisi dan mengatakan mereka dapat menyerang seluruh wilayah Israel.

Kelompok tersebut, yang dipimpin oleh Nasrallah sejak tahun 1992, adalah salah satu blok politik paling berpengaruh dalam sistem politik sektarian Lebanon, dan mendapat dukungan dari sebagian besar penduduk Syiah.

Editor : Jasver Javier