Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Kenali 5 Tanda Kecanduan Kafein

Foto: Getty Images/cglade

Jakarta – Penggemar kopi mungkin dalam sehari Wajib minuman berkafein. Hal tersebut bisa menjadi salah satu ciri kamu sudah kecanduan. Simak 5 tanda kecanduan kafein ini!

Kopi atau teh banyak dikonsumsi sehari-hari. Para penggemar minuman ini biasanya tidak hanya menikmati satu cangkir. Bisa jadi mereka menikmati 2 sampai 3 cangkir dalam satu hari.

Mungkin kopi dan teh memang memberikan efek positif, mulai dari mendorong energi hingga membuat seseorang lebih konsentrasi. Namun, perlu diingat minuman ini mengandung kafein yang cukup banyak.

Jika memiliki 5 tanda seperti di bawah ini, hati-hati, mungkin kamu menjadi salah satu yang sudah kecanduan kafein. Merangkum ladbible.com (08/11), berikut 5 tanda kecanduan kafein.

1. Pusing pagi hari

Dalam dunia sains, kafein sering disebut sebagai ‘vasoconstrictor’ yang berarti membuat pembuluh darah sedikit menyempit.

Hal ini menjadi salah satu komponen yang bisa mengatasi masalah sakit kepala. Namun, jangan berharap meneguk secangkir minuman kafein seperti kopi bisa membuat sakit kepala hilang.

Kepala yang sudah kecanduan kafein membuat mereka tidak bisa melewatkannya dalam satu hari saja. Jika tidak minum kafein, seseorang bisa mengalami sakit kepala.

Meskipun beberapa orang beruntung tidak merasakan gejala ini, tetapi sebagian besar konsumen kafein di dunia akan mengalami gejala sakit kepala.

2. Mood buruk pagi hari

Bukan hanya pusing, seseorang juga bisa saja menjadi pemarah jika belum mendapat asupan kafein.

Kafein adalah stimulan yang membuat otak merasa baik. Jika sudah bergantung dengan kafein, bisa saja di pagi hari suasana hati menjadi buruk jika belum mendapat asupan yang diinginkan.

Hal ini menjadi tanda kamu sudah kecanduan dan perlu diperbaiki.

3. Kurang konsentrasi

Kafein memang dikenal membuat seseorang menjadi lebih berkonsentrasi. Oleh karena itu, banyak yang minum kafein seperti kopi untuk meningkatkan konsentrasi.

Namun, seiring berjalannya waktu, seseorang bisa ketergantungan. Mereka merasa butuh minuman kafein untuk bisa membuatnya konsentrasi. Padahal belum tentu kopi memberi manfaat seperti yang diinginkan.

Jika kamu butuh kopi untuk meningkatkan konsentrasi, bisa jadi itu salah satu efek kecanduan kafein.

Menikmati sesuatu terlalu banyak sampai membuat ketagihan, menyebabkan kamu membangun toleransi terhadapnya. Sampai-sampai kamu perlu meningkatkan dosis agar dampaknya bisa terasa.

Dari yang tadinya hanya butuh satu cangkir, menjadi butuh 2 cangkir.

Jika kamu mengonsumsi cukup kafein untuk membangun toleransi terhadap efeknya dan merasa kamu perlu asupan lebih banyak, ada kemungkinan besar kamu kecanduan.

4. Menjadi gelisah

Salah satu efek kafein yaitu membuat seseorang menjadi gelisah. Jika sudah kecanduan kafein, kamu bisa saja merasa sangat gelisah karena banyaknya kafein pada sistem tubuh.

Jika kamu merasa gejala cemas lebih dari biasanya untuk jangka waktu panjang, kamu perlu menghentikan konsumsi kafein harian. Beri diri sendiri istirahat dari kafein untuk menghilangkan efek cemasnya.

5. Tidak bisa meninggalkan kafein
Seperti yang disebutkan sebelumnya, mungkin kamu perlu berhenti mengonsumsi kafein sementara. Namun, jika itu sulit bisa saja ini menjadi tanda kamu kecanduan kafein.

Dalam hal ini, kafein bisa dikurangi secara perlahan terlebih dahulu. Misalnya, dari yang tadinya minum 3 cangkir sehari, menjadi 2 cangkir saja.

Semakin sedikit kafein yang masuk ke dalam tubuh, semakin banyak toleransi terhadapnya. Sehingga, kafein pun tidak akan menjadi suatu hal buruk jika memang dinikmati dalam jumlah yang wajar.

Editor : Jasver Javier