Boomnews.id

Situs Berita Terkini

Lembaga Survei Veracity Prediksi Pilpres 2 Putaran, Begini Hasilnya

Foto: Rilis survei Veracity (tangkapan layar)

Jakarta – Lembaga survei Veracity merilis hasil survei mengenai elektabilitas Capres-cawapres di Pilpres 2024. Survei dirilis, Kamis (8/2/2024). Survei ini dilakukan pada 7 Januari sampai 20 Januari 2024.

Hasil survei ini dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner yang sudah disiapkan. Metode survei multistage, dengan pemilihan acak.

Aplikasi survei yang digunakan adalah Lime Survey. Wawancara pun dilakukan menggunakan tablet atau smartphone. Adapun toleransi kesalahan survei sekitar ±2,5%.

Total sampel adalah 1.600 orang. Penelitian dilakukan di kota-kota di wilayah perkotaan dan pedesaan di 34 provinsi Indonesia.

Responden diberi pertanyaan ‘Jika pilihan untuk presiden dan wakil presiden adalah sebagai berikut, dan pemilihan diadakan hari ini, pilihan mana yang akan Anda pilih?’

Pilihan pertama

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 27%
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 44%
Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 20%
Tidak tahu: 2%
Ragu: 1%
Tidak memilih: 5%

Pilihan kedua

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 14%
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 19%
Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 32%
Tidak tahu: 11%
Ragu: 8%
Tidak memilih: 17%.

“Dari temuan Veracity, sejauh ini Prabowo-Gibran itu unggul di 44% kemudian yang menarik di sini bagaimana performa Anies-Muhaimin akhirnya bisa melambung pasangan Ganjar-Mahfud Md di angka27%, kemudian Ganjar-Mahfud ada di angka 20%. Tapi survei kami tidak berhenti di sini saja, kami coba ingin menggali lebih dalam dari isi hati masyarakat dengan menanyakan second choice pilihan kedua,” kata Akram dalam penjelasannya.

“Kita tanyakan bagaimana dengan pilihan presiden kedua mereka ternyata ada peralihan suara mereka yang mana yang unggul Ganjar-Mahfud Md di angka 32% disusul Prabowo-Gibran 19% kemudian Anies-Muhaimin 14%. Kalau kita lihat first choicenya di angka 44% Prabowo-Gibran, maka ada kemungkinan pemilu ini berlanjut ke putaran kedua,” lanjutnya.

Editor : Jasver Javier