Boomnews.id

Portal Berita Terkini

Aplikasi ERP Bantu Usaha Ritel Hadapi Lonjakan Order Saat Ramadan

Foto: Oxana Melis/Unsplash

Jakarta – Data dari Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menunjukkan penjualan industri ritel naik sebanyak 30% dibandingkan tahun lalu.

Direktur Ukirama, Kevin Eka Putra mengatakan kondisi ‘banjir order’ ini membuat peluang perusahaan ritel meraih keuntungan semakin besar. Namun, dia menyarankan agar peritel dapat memaksimalkan pengelolaan stok, salah satunya dengan penggunaan aplikasi ERP.

Software bisnis ERP membantu perusahaan dalam melakukan trend forecast (prakiraan tren) atas permintaan konsumen berdasarkan data dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga stok dan cash flow bisa dipersiapkan. Bisnis ritel dan distributor juga bisa mengatasi pergerakan stok bahan baku dan barang yang bertambah cepat, menggunakan fitur manajemen gudang (supply chain) dari ERP.

“Customer kami, terutama di bidang makanan dan minuman, mengantisipasi lonjakan permintaan sekitar 30%. Di momen Ramadan dan Lebaran ini, sistem atau software bisnis seperti ERP jadi sangat penting,” katanya, Selasa (26/3/2024).

Dia lanjut menjelaskan berdasarkan data internal Ukirama pada 2023 lalu ada banyak perusahaan yang mengalami lonjakan order di minggu kedua bulan puasa. Kenaikan permintaan yang datang ‘terlambat’ ini bisa diatasi dengan adanya sistem ERP yang mampu memonitor penjualan secara real time di setiap cabang. Untuk tahun 2024 ini, kenaikan permintaan berbagai komoditas terbilang wajar karena sudah terdeteksi satu bulan sebelum Ramadan.