Boomnews.id

Portal Berita Terkini

Serangan Rudal Israel Hantam Konsulat Iran di Suriah, Korban Tewas 11 Orang

Gedung Konsulat Iran di Damaskus hancur kena hantaman serangan Israel. (AFP/Louia Beshara)

Damaskus – Serangan udara Israel menghancurkan gedung konsulat Iran di Damaskus, Suriah. Seorang komandan penting Garda Revolusi Iran termasuk di antara anggota pasukan yang tewas dalam serangan tersebut.

Korban tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam gedung konsulat di kompleks Kedutaan Besar Iran di Damaskus, Suriah, bertambah menjadi 11 orang yang semuanya petempur. Garda Revolusi Iran mengakui tujuh anggotanya, termasuk tiga komandan senior, menjadi korban tewas dalam serangan tersebut.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (2/4/2024), Israel mengatakan pihaknya tidak akan mengomentari laporan serangan di Suriah. Namun, para pejabat Iran bersumpah akan memberikan respons tegas terhadap serangan mematikan tersebut, yang memicu kekhawatiran kekerasan lebih lanjut antara kedua negara.

Duta Besar Iran untuk Suriah, Hossein Akbari, menyebut serangan udara itu menghantam sebuah gedung konsuler di kompleks Kedutaan Besar Iran di Damaskus. Dia menyebut kediamannya berada di dua lantai teratas pada gedung tersebut.

Syrian Observatory for Human Rights, kelompok yang memantau konflik di Suriah, melaporkan bahwa jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 11 orang, termasuk beberapa anggota Garda Revolusi Iran.

“Jumlah korban tewas akibat serangan Israel terhadap gedung annex Kedutaan Besar Iran bertambah menjadi 11 orang: delapan warga Iran, dua warga Suriah, dan satu warga Lebanon — semuanya petempur, tidak ada satu pun warga sipil,” ucap kepala Syrian Observatory, Rami Abdel Rahman, kepada AFP.

Laporan Syrian Observatory menyebut “rudal-rudal Israel menghancurkan gedung annex pada Kedutaan Iran” pada Senin (1/4) waktu setempat.

Dubes Akbari, dalam pernyataan terpisah kepada televisi pemerintah Iran, menyebut jumlah korban tewas lebih sedikit. Dia menyebut “sedikitnya lima orang tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh jet-jet tempur F-35” yang menembakkan enam rudal ke gedung tersebut.

Kementerian Pertahanan Suriah dalam laporannya menyebut “serangan itu menghancurkan keseluruhan bangunan, menewaskan dan melukai semua orang di dalamnya, dan upaya sedang dilakukan untuk mengevakuasi jenazah dan menyelamatkan korban luka dari balik reruntuhan”.