Kairo – Hamas, gerakan Palestina, mengumumkan bahwa mereka akan menerima usulan gencatan senjata di Jalur Gaza yang diserahkan kemarin oleh Mesir dan Qatar.
Jakarta – Hamas, gerakan Palestina, mengumumkan bahwa mereka akan menerima usulan gencatan senjata di Jalur Gaza yang diserahkan kemarin oleh Mesir dan Qatar.
“Gerakan Hamas dan faksi-faksi Palestina telah memberi tahu para mediator tentang persetujuan mereka untuk menerima usulan yang diserahkan kemarin oleh Mesir dan Qatar,” demikian pernyataan tersebut.
Sebelumnya di hari yang sama, seorang sumber Mesir mengungkapkan kepada RIA Novosti bahwa Hamas menyetujui gencatan senjata selama gua bulan di Jalur Gaza, serta pembebasan separuh sandera Israel dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina.
“Usulan yang disetujui Hamas, yang diajukan oleh Mesir dan Qatar, mencakup penghentian sementara permusuhan di Jalur Gaza selama 60 hari, yang diharapkan akan mengarah pada perdamaian jangka panjang, serta pembebasan separuh sandera Israel dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel,” katanya.
Perjanjian juga menetapkan jumlah bantuan kemanusiaan yang diperlukan untuk memenuhi semua kebutuhan warga, kata sumber tersebut.
Kantor berita Al Jazeera melaporkan bahwa pemindahan sandera akan dilakukan dalam dua tahap, dan jenazah korban juga akan dikirim oleh gerakan Palestina.
Sumber: Sputnik-OANA
Tampang 7 anggota Brimob yang naik mobil rantis (Divisi Propam Polri @divisipropampolri) Jakarta - Dalam…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Foto: Istimewa). Jakarta - Surat dari Fraksi…
Mahasiswa Bergerak Geruduk Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto Ditutup Paksa hingga Macet Total Jakarta…
Foto: Prabowo Subianto (dok. Istana) Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa duka atas tewasnya…
Pelatih Fenerbahce Jose Mourinho, memberi isyarat sebelum pertandingan perempat final Piala Turki antara Fenerbahce dan…
Prajurit TNI AD berjalan bersama peserta aksi untuk meninggalkan kawasan Mako Brimob Kwitang Jakarta Pusat,…