Dokter Ungkap Ukuran Cacing Gelang di Organ Pencernaan Bocah Raya yang Meninggal Dunia - Boomnews.id

Dokter Ungkap Ukuran Cacing Gelang di Organ Pencernaan Bocah Raya yang Meninggal Dunia

Image 108

Raya, seorang bocah berusia tiga tahun di Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, meninggal dengan penyakit yang langka: seluruh tubuhnya dipenuhi cacing, bahkan sampai ke otak. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Jakarta – Anak perempuan berusia tiga tahun bernama Raya meninggal dunia karena infeksi cacing gelang. Dia berasal dari Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Dokter Irfanugraha Triputra, Ketua Tim Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, menyatakan kondisi pencernaan Raya. Raya mengatakan bahwa infeksi cacing gelang (ascaris) yang dia alami sangat parah dan telah mencapai organ penting seperti paru-paru dan otak.

“Ini cenderung terlambat. Cacingnya sudah banyak sekali di dalam pencernaan dan sudah berukuran besar-besar,” kata Irfanugraha kepada wartawan, Rabu (20/8).

Kondisi ini membuat penanganan medis menjadi sangat sulit. Raya mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit pada 22 Juli 2025 pukul 14.24 WIB, tepat sembilan hari masa perawatan.

Masuk RS Tidak Sadarkan Diri

Irfanugraha menjelaskan, Raya tiba di IGD RSUD R Syamsudin SH pada 13 Juli 2025 sekitar pukul 20.00 WIB dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Dia dibawa menggunakan ambulans oleh keluarga dan tim relawan Rumah Teduh.

“Menurut pihak keluarga, sehari sebelumnya Raya hanya mengalami gejala demam, batuk, dan pilek,” ujar Irfanugraha.

Dokter awalnya menduga bahwa Raya tidak sadar karena meningitis TB, komplikasi TBC paru-paru, karena orang tuanya juga mendapatkan pengobatan TBC.

Namun, asumsi awal dokter berubah saat mereka melihat cacing keluar dari hidung Raya selama observasi di ruang gawat darurat.

“Kemungkinan tidak sadarnya ada dua, antara faktor TBC atau karena infeksi cacing,” jelas Irfan.

Selain tidak sadarkan diri, kondisi vital Raya juga tidak stabil, terutama tekanan darahnya. Setelah penanganan awal untuk menstabilkan kondisi, Raya segera dirawat di ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) setelah dikonsultasikan dengan spesialis anak.

Sumber Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *