Sri Mulyani Bantah Sebut Guru Beban Negara: Video Itu Hasil Deepfake dan Tak Utuh - Boomnews.id

Sri Mulyani Bantah Sebut Guru Beban Negara: Video Itu Hasil Deepfake dan Tak Utuh

Image 121

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: tangkapan layar/Tira Santia)

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa video yang beredar dan viral yang menggambarkan guru sebagai beban negara adalah hoaks.

Kamis, 21 Agustus 2025, Menkeu Sri Mulyani mengumumkan hal itu melalui akun media sosial resminya, @smindrawati.

“Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalah HOAX,” tulis Sri Mulyani yang dikutip Kamis pekan ini.

Ia menegaskan tidak pernah menyatakan guru sebagai beban negara. “Faktanya saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyatakan bahwa video tersebut berasal dari deepfake dan tidak mengandung pidato utuh dari Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia.

“Video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato saya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus 2025,” kata dia.

Sri Mulyani pun mengajak agar bijak dalam bermedia sosial seiring video hoaks tersebut. “Marilah kita bijak dalam bermedia sosial,” tutur dia.

Tanggapan Kemenkeu

Kementerian Keuangan sebelumnya secara tegas menolak video viral yang menggambarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai “beban negara”. Untuk meluruskan berita palsu di masyarakat, klarifikasi ini diberikan.

Semua video yang tersebar luas di berbagai platform media sosial ini pasti hoaks dan dibuat menggunakan teknologi deepfake. Kemkeu mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menerima konten digital dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Deni Surjantoro, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, menyampaikan bantahan resmi ini secara langsung. Dia juga menegaskan bahwa Sri Mulyani tidak pernah membuat pernyataan kontroversial tersebut.

Deni Surjantoro menyatakan bahwa video di mana Sri Mulyani menyebut guru sebagai beban negara adalah hoaks. Ia menyatakan bahwa video tersebut adalah deepfake AI, sebuah rekayasa digital yang memanipulasi suara dan visual.

Diketahui bahwa pidato asli Sri Mulyani di Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) diubah menjadi video viral. Acara penting itu diadakan pada 7 Agustus 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Faktanya, Menteri Keuangan tidak pernah menyatakan bahwa Guru adalah Beban Negara,” kata dia, Selasa (19/8/2025).

“Video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato Menkeu dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu,” ia menambahkan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyoroti, terkait rendahnya gaji guru dan dosen. Hal itu disampaikan dalam forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia ITB, Kamis (7/8/2025).

Bendahara negara ini mengungkapkan rendahnya penghargaan finansial terhadap profesi pendidik adalah tantangan serius dalam sistem keuangan nasional.

“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar, ini salah satu tantangan bagi keuangan negara,” kata Sri Mulyani dalam sambutannya.

Sumber Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *