Ada Sosok ‘Sultan’ di Balik Kasus Pemerasan Eks Kemnaker Immanuel Ebenezer - Boomnews.id

Ada Sosok ‘Sultan’ di Balik Kasus Pemerasan Eks Kemnaker Immanuel Ebenezer

Image 138

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel ditahan KPK setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta – Dari sepuluh tersangka yang disebut “Sultan” oleh mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG), hanya Irvian Bobby Mahendro (IBM) yang diungkapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Hanya IBM,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Jakarta, Sabtu 24 Agustus 2025.

Dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, Irvian Bobby adalah salah satu dari sepuluh tersangka.

Dia pernah menjabat sebagai Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 di Kemenaker, dan dia diduga menjadi tersangka yang menerima dana terbesar dari kasus tersebut, yang mencapai nilai Rp69 miliar.

Sementara itu, Setyo mengatakan bahwa Immanuel Ebenezer hanya memanggil Irvian Bobby sebagai julukan karena orang itu dianggap memiliki banyak uang di Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker.

“IEG menyebut IBM sebagai ‘Sultan’, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwasnaker dan K3,” jelasnya.

KPK Tetapkan 11 Tersangka

Pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Immanuel Ebenezer dan sepuluh orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan yang berkaitan dengan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, Immanuel Ebenezer dan sepuluh tersangka lainnya ditahan oleh KPK selama dua puluh hari pertama, dari 22 Agustus hingga 10 September 2025, di Rumah Tahanan Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut identitas 11 tersangka pada waktu terjadinya perkara tersebut:

1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)

2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)

3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan (SB)

4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)

5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FRZ)

6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)

7. Sub-Koordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)

8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)

9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)

10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)

11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG).

Sumber Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *