Tampang 7 Anggota Brimob Dalan Rantis yang Tabrak Affan Kurniawan Hingga Meninggal - Boomnews.id

Tampang 7 Anggota Brimob Dalan Rantis yang Tabrak Affan Kurniawan Hingga Meninggal

Image 191

Tampang 7 anggota Brimob yang naik mobil rantis (Divisi Propam Polri @divisipropampolri)

Jakarta – Dalam kasus kematian driver ojol Affan Kurniawan, tujuh anggota Brimob diperiksa oleh Divisi Propam Polri. Proses pemeriksaan tujuh anggota yang berada dalam mobil rantis ditayangkan secara live di akun Instagram Divisi Propam Polri, @divisipropampolri.

Jumat (29/8/2025), live di akun Instagram itu bertuliskan “Pemeriksaan Kode Etik Terhadap 7 Personel di Divpropam Polri”. Mereka mengenakan kaos hijau dengan kalimat punggung Titipan Divpropam Polri.

Tujuh anggota itu tampaki mata menunduk dan kosong, mereka fokus pada pemeriksaan dengan suasana hati yang tidak keruan. Empat orang berpakaian batik yang memimpin pemeriksaan menghadapi mereka.

Selama siaran langsung, terdengar komunikasi dua arah. Petugas berseragam Propam Polri turut menjaga dia selama pemeriksaan itu.

Irjen Abdul Karim, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Propam Polri), memastikan proses pidana yang adil dan transparan terhadap tujuh anggota yang berada dalam mobil rantis Brimob yang menabrak pengemudi ojol online pada demo 28 Agustus 2025.

Dia menjabarkan, ada pun identitas mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y dan Baraka D.

“Tentunya ini jadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya, dan kita akan penanganannya transparan dengan melibatkan pihak eksternal, dan akan informasikan terus menerus terkait penanganan masalah ini,” tutur Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Karim menyatakan, tujuh anggota tersebut masih dalam proses pemeriksaan, dengan melibatkan Propam Polri dan Brimob Polda Metro Jaya. Penanganannya pun diambil alih langsung olehnya.

“Atas nama pribadi dan institusi kami turut berduka cita atas terjadinya kejadian korban meninggal,” ucap Karim.

Abdul Karim berjanji kasus ini akan diusut secara tuntas dan transparan. “Tentunya ini menjadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya dan kita akan penanganannya setransparan-transparannya dengan melibatkan pihak eksternal nanti secara profesional, dan kita akan menginformasikan secara terus menerus terkait dengan permasalahan ini,” ucap dia.

Sumber Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *